- Selang Oxygen
- Botol Minuman
- Pompa Udara
- Sendok
- Garam
- Sera Artemix(kista/telur)
- Wadah Panen
Berikut tata-cara membudidayakan Artemia.
Cara pertama budidaya artemia. siapkan botol air mineral ukuran 1 liter dan potong bagian bawah botol. Kemudian gunakan tali untuk gantungan botol. Lubangi tutup botol untuk penempatan selang udara Oxygen.
Cara kedua budidaya artemia. Siapkan Garam Ikan 1 sendok makan. Garam merupakan sumber makanan dari artemia dan menjadikan kondisi air dalam botol sesuai habitat asli artemia yaitu di laut.
Cara kempat budidaya artemia. Masukkan Garam 1 Sendok makan ke dalam botol.
Cara kelima budidaya artemia. Siapkan 1 sendok SERA Artemia Mix atau Supreme Plus.
Cara keenam budidaya artemia. Masukkan SERA Artemia Mix atau Supreme Plus ke dalam botol . SERA merupakan bibit dari artemia yang berwujud kista.
Cara ketujuh budidaya artemia. Masukan Air Mineral Bersih pada botol hingga hampir penuh.
Cara kedelapan budidaya artemia. Hidupkan mesin pompa udara untuk mensuplai Oxygen pada botol
Cara kesembilan budidaya artemia. Biarkan proses itu bekerja selama 24 jam
Cara kesepuluh budidaya artemia. Setelah 24 jam. matikan mesin pompa udara, dan biarkan air dalam botol diam sekitar 20 menit. Bayi Artemia akan mengendap atau berada di bagian bawah botol.
Selanjutnya saring Artemia yang berwarna orange itu dengan saringan kain yang paling halus (boleh pakai saringan teh), Bilas Artemia dengan air mineral bersih pada saat masih di dalam saringan yang sama sebanyak 2 kali. Selanjutnya Artemia siap diberikan kepada Larva Lele atau Larva Ikan Hias sebagai pengganti Cacing Sutra yang sulit diperoleh dan sedikit repot dalam pembudidayaannya.
SUMBER : http://www.alamikan.com/2014/05/cara-budidaya-artemia-mengunakan-botol.html
SUMBER : http://www.alamikan.com/2014/05/cara-budidaya-artemia-mengunakan-botol.html











